Lily Allen: “Saya Diserang Secara Seksual di Twitter”

lily-allen

Yang namanya perundungan seksual itu, ternyata tidak selalu identik dengan sentuhan fisik atau perkosaan. Lily Allen, penyanyi cewek asal Inggris itu, mengaku telah diserang secara seksual oleh “laki-laki kulit putih” ketika adu argumen di Twitter.

ALLEN selama ini berdiri paling depan untuk membela pengungsi yang terjebak dalam krisis imigran di Eropa. Dan hal itu pulalah yang membuatnya “diserang” oleh penentang imigran, salah satunya adalah Tommy Robinson, mantan peminpin gerakan English Defence League (EDL). Bintang pop asal Inggris ini sempat menuai kontroversi ketika mengunjungi kamp imigran di Calais, Perancis dan “meminta maaf atas nama negara saya” kepada para imigran disana.

Lily membela tudingan bahwa imigran itu membawa pengaruh yang tidak baik pada Inggris. Dia menuliskan dalam cuitannya: “Penyimpangan seksual dan pembunuh beroperasi dalam setiap kebudayaan, terlepas dari kepercayaan dan agama.” Ketika dihubungkan dengan gender, Lily Allen memberi argumentasi: “Kita perlu menyadari realitas, bagaimana laki-laki dan sikap mereka terhadap hukum kita terus mengancam nilai-nilai dan masyarakat.”

Pelantun The Smile ini menolak kejahatan disamakan dengan imigran. “Mereka yang menyerang, tidak berhak mengatakan hal itu,” ujar Allen yang sampai saat ini tetap jadi pembela imigran. “Mereka berhak dapat kehidupan yang layak juga.”

ABOUT THE AUTHOR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SoundUp.Co adalah wadah ideal para insan idealis yang gila musik dan lifestye urban. Ditulis dengan konsep indepth reporting, informasi yang diwartakan menjadi gizi yang lebih 'menyehatkan'
Redaksi:
editor@soundupmagz.com

Kerjasama & Iklan: promotion@soundupmagz.com

Newsletter